Soccer School Jakarta – Masa kecil merupakan masa dimana seorang anak mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang pesat. Pola makan dan aktivitas yang tidak seimbang, serta stress akibat pelajaran di sekolah dapat memicu obesitas dan gangguan kesehatan lainnya.

Anak-anak secara tidak langsung didorong untuk bersekolah, dimana mereka menghabiskan 6-7 jam untuk belajar. Sehingga banyak orang tua yang mengabaikan pentingnya olahraga untuk si buah hati.

Padahal, sejumlah penelitian memang telah mengungkapkan bahwa olahraga memilik manfaat bagi kesehatan tubuh. Namun, ternyata selain baik bagi kesehatan, olahraga juga dapat membantu meningkatkan belajar dan prestasi anak di sekolah.

Tidak hanya itu, Banyak penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara aktivitas fisik dan perkembangan fungsi otak. Anak yang aktif bergerak mengalami peningkatan kemampuan kognitif, lebih perhatian, tidak agresif, lebih menikmati pekerjaan sekolah dan memiliki nilai akademis yang baik. Oleh karena itu, untuk meningkatkan nilai ujian anak, tentunya perlu ditingkatkan pula aktivitas fisiknya.

Olahraga mempengaruhi fungsi jantung, paru-paru, dan otak. Ketika nilai pelajaran pada anak turun, yang harus dilakukan bukanlah menambah jam belajar, namun lebih disarankan untuk meningkatkan aktivitas olahraga agar anak dapat lebih fokus dan dapat memahami pelajaran yang diajarkan. Menambah jam belajar justru akan membuat anak lebih stress dan mengganggu kondisi kesehatannya secara keseluruhan. Olahraga bukan hanya ditujukan untuk meningkatkan fungsi otak, namun juga untuk meningkatkan kebugaran dan kinerja tubuh.

Seperti sebuah penelitian yang diterbitkan dalam British Journal of Sports Medicine, mengungkapkan, aktivitas fisik atau olahraga dapat meningkatkan fungsi otak, kognisi, dan struktur otak, yang dapat membantu meningkatkan belajar dan prestasi akademik anak di sekolah.

Intisari-Online.com – Sejumlah penelitian memang telah mengungkapkan bahwa olahraga memilik manfaat bagi kesehatan tubuh. Namun, ternyata selain baik bagi kesehatan, olahraga juga dapat membantu meningkatkan belajar dan prestasi anak di sekolah.

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam British Journal of Sports Medicine, mengungkapkan, aktivitas fisik atau olahraga dapat meningkatkan fungsi otak, kognisi, dan struktur otak, yang dapat membantu meningkatkan belajar dan prestasi akademik anak di sekolah.

Para peneliti yang terdiri atas 24 peneliti dari berbagai disiplin ilmu dari Eropa, Kanada, dan AS melakukan penelitian dengan melibatkan anak-anak yang berusia enam hingga 18 tahun.

Kemudian, para peneliti memberikan serangkaian tes berupa aktivitas, seperti menyelenggarakan liga olahraga untuk pemuda, bermain di luar ruangan, istirahat, dan kelas pendidikan jasmani. Hasil penelitian menemukan, kegiatan fisik dapat membuat anak-anak beristirahat dari pekerjaan sekolah. Sementara itu, batas waktu berfungsi sebagai investasi yang baik untuk meningkatkan kinerja akademik.

Selain itu, para peneliti juga menemukan, batas waktu tunggal untuk melakukan latihan dengan intensitas sedang tidak hanya meningkatkan prestasi akademik, tetapi juga fungsi otak dan kognisi.

Selain itu, aktivitas fisik juga dapat membantu anak untuk:

  • Mengontrol berat badan
  • Menurunkan tekanan darah
  • Meningkatkan kolesterol HDL (kolesterol baik)
  • Menurunkan risiko diabetes dan beberapa jenis kanker
  • Meningkatkan psikologi menjadi lebih baik
  • Tumbuh kembang organ tubuh menjadi optimal

Sebagai orangtua dan tenaga pendidik, sudah sebaiknya menyeimbangkan antara porsi belajar dan aktivitas anak agar terbentuk keseimbangan dalam hidup mereka.

Other Articles

sekolah bola artikel
sekolah bola artikelsekolah sepak bola

Leave a Reply